Minggu, 29 Januari 2017

Respons Pembeda

Respons Pembeda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Untuk waktu yang cukup lama saya sering memikirkan pertanyaan sederhana ini: apa sih faktor terpenting yang membedakan trainer dan pembicara publik jempolan dengan trainer dan pembicara publik yang biasa-biasa saja?

Faktor latar belakang pendidikannya bisa saja muncul sebagai jawaban pertama atas pertanyaan tersebut. Bukankah orang-orang yang terpelajar dan bergelar sarjana, magister, master, apalagi doktor bidang studi tertentu banyak yang menjadi trainer dan pembicara publik yang handal? Mungkin ada benarnya. Namun tak sulit mencari contoh orang-orang bergelar yang merupakan pembicara membosankan.

Faktor kecerdasan emosionalnya mungkin menjadi jawaban lain. Mereka yang punya kontrol diri baik dan pandai membawakan diri dalam pergaulan sosial, tentu akan menjadi trainer dan pembicara publik yang handal. Saya sepakat. Namun cukup mudah untuk menyebutkan nama sejumlah kawan yang luas pergaulannya, memiliki jaringan sosial luar biasa, namun sebagai trainer dan pembicara publik, ia tidak nampak memesona.

Bagaimana dengan faktor sertifikasi dalam bidang yang spesifik, seperti sertifikasi MBTI, DISC, atau NLP dan berbagai variannya? Bukankah mereka yang memiliki sertifikasi dalam bidang-bidang yang terkait ilmu psikologi dan ilmu syaraf terapan; l
... baca selengkapnya di Respons Pembeda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 25 Januari 2017

Manusia-Manusia Trotoar

Manusia-Manusia Trotoar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Pak, Bu, Mbak! Tolongin ibuku, Mas! Kumohon! Aku nggak bohong.”
Orang-orang masih saja lalu lalang melewati trotoar depan minimarket itu. Seorang gadis kecil semakin keras menangis sambil memeluk ibunya. Wajah ibunya tampak pucat. Keringat dingin mengucur deras dari wajah si gadis kecil. Sedari tadi ia berteriak meminta tolong kepada manusia yang berjalan melewati mereka berdua.
Namun tak ada yang mendengar, tak ada yang mau peduli.

Malam semakin menyergap, menyeringai di sudut-sudut hari. Semakin lama semakin gelap, namun gadis kecil masih saja merengek meminta bantuan.
“Tolong! Siapa aja yang punya hati. Ibuku sakit. Tolong, Pak, Bu!”
Suaranya sedikit demi sedikit hilang di telan malam. Sayup-sayup terdengar gigi ibunya yang bergetar di buai dingin dalam dekapan malam. Gadis kecil itu pingsan, sudah sedari tadi pagi ia belum makan. Dan belum ada satupun manusia yang datang, hanya untuk sekedar bertanya “Ada apa?”
Ibunya sudah tak membuka matanya lagi, badannya dingin, wajahnya pucat, darahnya berhenti, jantungnya sudah tak berdetak…
‘DIA SUDAH MENINGGAL’

Sang ibu pergi dalam keheningan malam. Sementara gadis kecil tertidur menggigil memegang perutnya yang berbunyi, memaksa minta diisi makanan. Hanya lampu kota yang masih terang benderang. Semua tempat sudah g
... baca selengkapnya di Manusia-Manusia Trotoar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 22 Januari 2017

Kok, Takut Berbuat Salah?

Kok, Takut Berbuat Salah? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tanggapilah dengan pandai bahkan terhadap perlakuan tidak pandai sekalipun. - Lao Tsu -

Dalam sebuah wawancara, seorang reporter menanyakan rahasia dibalik sukses seorang direktur utama bank.

“Dua kata”, jawabnya. “Apa saja?”, kejar sang reporter. “Keputusan jitu.” “Bagaimana membuat keputusan yang jitu?” “Satu kata.” “Apa itu?” “Pengalaman.” “Bagaimana Anda menimba pengalaman?” “Lima kata.” “Apa saja?” “Dengan membuat keputusan yang salah.”

Sering kali kita menghindari kesalahan atau kegagalan. Kita tidak ingin terlihat bodoh, malu, atau dipecundangi oleh orang lain. Dalam setiap penampilan kita, ketika bergaul dengan orang lain, kita selalu ingin terlihat sempurna. Bahkan, terdapat sebuah pemikiran yang berkembang, bahwa kalau kita berbuat kesalahan, maka kita tidak saja membuat malu diri kita, tapi juga orang tua kita. Kenapa? Karena orang tua kita telah salah mendidik kita. Begitulah yang sering dipikirkan oleh kebanyakan orang.

Agar kita tidak membuat malu orang tua, maka kita harus tampil sempurna. Yang lebih parah lagi, orang tua pun sering memaksakan anaknya untuk tampil sempurna, dan jangan berbuat kesalahan/kegagalan. Di tambah lagi dengan lingkungan tempat kita tinggal dan bergaul. S
... baca selengkapnya di Kok, Takut Berbuat Salah? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 20 Januari 2017

Pangeran Bungkuk

Pangeran Bungkuk Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Alkisah, di sebuah kerajaan, sang raja memerintah dengan bijaksana dan dicintai oleh rakyatnya. Raja mempunyai seorang putra berwajah tampan dan cerdas, tetapi sayang tubuhnya agak bungkuk. Akibatnya, pangeran menjadi pendiam, minder, dan tidak percaya diri. Keadaan ini membuat Raja risau dan sedih karena bila kelak tiba saatnya sang pangeran harus naik tahta, dia pasti tidak dapat memerintah rakyatnya dengan baik dan bijaksana. Para penasihat raja yang setia sangat memahami kegundahan hati junjungannya. Maka setelah berembuk berulangkali, diam-diam para penasihat memesan sebuah patung kepada pemahat istana yang akan dihadiahkan kepada sang pangeran kelak di hari ulang tahunnya.

Saat tiba hari itu, hadiah diberikan kepada sang pangeran. Di dekat hadiah itu, ada tulisan: “Untuk calon pemimpin kami, atas nama seluruh rakyat yang mencintai pangeran.”

Kemudian kain penutup dibuka dan tampak sungguh menakjubkan, sebuah patung berwajah tampan sang pangeran dengan tubuh tegak dan tegap, penuh wibawa. Dan ukuran patung itu pun persis dengan postur tubuhnya.

Pangeran sena
... baca selengkapnya di Pangeran Bungkuk Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 19 Januari 2017

Menolong dengan Menumbuhkan Semangat dan Kemampuan Berwirausaha

Menolong dengan Menumbuhkan Semangat dan Kemampuan Berwirausaha Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Poor people are not asking for charity. Charity is not a solution for poverty. – Orang-orang tidak ingin selalu diberi. Pemberian bukanlah solusi bagi kemiskinan,” Prof. Muhammad Yunus.

Menolong sesama yang serba kesulitan menjadi kebiasaan yang sangat melekat dalam pola kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam berbagai kesempatan istimewa, semisal hari raya, ulang tahun dan lain sebagainya, para jutawan kerap berbagi dengan kaum miskin. Pasti manfaat yang dirasakan masyarakat semakin besar dan dinikmati masyarakat secara luas jika semangat menolong yang terpuji itu dilakukan dengan cara yang tepat.

Mengapa demikian? Karena ternyata memang membutuhkan kecermatan dalam menyalurkan bantuan kepada kaum miskin yang membutuhkan agar tepat sasaran dan mampu menciptakan perubahan jangka panjang. Dalam hal ini Prof. Muhammad Yunus sudah menerapkan langkah-langkah yang inspiratif, bahkan tergolong cukup berhasil mengentaskan kemiskinan di Bangladesh. Dalam pidato di WFDSA World Congress XIII 2008 di Singapura, peraih hadiah Nobel perdamaian tahun 2006 tersebut menceritakan bagaimana ia dan kawan-kawan menyalurkan bantuan sejak tahun 1976 melalui Grameen Bank Project.

Lebih lanjut pria yang lahir dan besar di di Chittagong, Bangladesh tersebut menjelaskan bahwa proyeknya tidak memberikan bantuan secara tunai, melainkan memberikan pinjaman modal kepada orang-orang
... baca selengkapnya di Menolong dengan Menumbuhkan Semangat dan Kemampuan Berwirausaha Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ketika Kaisar Memerintah Dengan Belas Kasih

Ketika Kaisar Memerintah Dengan Belas Kasih Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tahun pertama masa Zhenguan, Kaisar Tang Taizong memberitahu kepala personil kerajaan, ?Kehidupan perempuan di lingkungan istana sangat memprihatinkan. Pada akhir Dinasti Sui, istana kerajaan terlalu banyak merekrut tenaga kerja perempuan. Banyak dari mereka tinggal di kota lingkar luar istana, dimana kaisar jarang berkunjung; hal mana hanya menghamburkan uang dan tenaga. Saya tidak menyukai situasi ini. Yang mereka lakukan hanya membersihkan rumah. Apa lagi yang dapat mereka lakukan? Biarkan mereka pulang ke rumah dan menikah. Kita dapat menghemat uang dan orang-orang akan lebih bahagia serta memiliki kehidupan pribadinya.?

Setelah itu, istana kerajaan mengirim pulang lebih dari 3.000 perempuan.

Tahun kedua masa Zhenguan, Tiongkok Tengah mengalami masa kekeringan diikuti dengan kelaparan yang parah.

Kaisar Tang Taizong mengatakan kepada menteri-menterinya, ?Cuaca yang ekstrim adalah akibat dari kekurangan De (kebajikan, budi pekerti) pada diri saya, saya memerintah tidak berdasarkan kebajikan. Karenanya kita sedang dihukum. Kesalahan apa yang
... baca selengkapnya di Ketika Kaisar Memerintah Dengan Belas Kasih Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 16 Januari 2017

Apa Sih Yoga Ketawa Itu?

Apa Sih Yoga Ketawa Itu? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Yoga Ketawa itu kayak apa sih? Ketawa melulu? Sambil melakukan postur-postur yoga? Pertanyaan ini banyak sekali dilontarkan oleh orang-orang yang belum pernah mengikuti sesi ‘Yoga Ketawa’.

Saya sendiri sebelum kenalan sama Yoga Ketawa tidak punya gambaran sama sekali, kecuali pasti banyak banyak ketawa kalau ikut Yoga Ketawa. Pertama kali ikut Yoga Ketawa di Santa Barbara Juli tahun 2008, ketika mengikuti Perayaan 20 tahun Capacitar International. Kesannya, wah … ger-geran. Bbagus buat intermezzo dan menyegarkan. Lalu pernah ikut Senam Ketawa yang merupakan bagian dari the Advance Meditation Program oleh the Art of Living di Bali pada bulan November 2008. Waduh … 400 orang ketawanya membahana menyaingi debur ombak di pantai Sanur. Dan diakhiri dengan sesi meditasi. Rasanya, sulit digambarkan dengan kata-kata. Plong begitu … bahkan sampai berhari-hari rasanya masih nyaman dan lega sekali.

Setelah itu saya ketagihan dan sering mempraktikkan sendiri maupun dalam presentasi relaksasi bersama peserta. Pelan-pelan, terjadi perubaha
... baca selengkapnya di Apa Sih Yoga Ketawa Itu? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1