Jumat, 29 Desember 2017

Jalan-Jalan Bersama Malaikat

Jalan-Jalan Bersama Malaikat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depanruang kerja pertama dan berkata, ? Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Tuhan diterima?.

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, ?Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan berkat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya?. Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipake
... baca selengkapnya di Jalan-Jalan Bersama Malaikat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 27 November 2017

Balon Meletus

Balon Meletus Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Balonku ada 5, rupa-rupa warnanya. Hijau kuning kelabu, merah muda dan biru. Meletus Balon Hijau…Dorrr, Hatiku sangat kacau. Balonku Tinggal Empat, Kupegang Erat-erat. (Lagu Balonku)

Teman-teman tentu tak asing dengan lagu di atas. Teman-teman pernah meniup balon sampai meletus? Kalau ya, berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai balon tersebut meletus? Kurang dari 1 menit, 1 menit, 2 menit , dll? Kalo teman-teman bisa meniup cepat, saya kasih hadiah balon dech, hehe..

Pengalaman unik dan menyenangkan terjadi ketika saya mengikuti acara motivasi di Pekalongan, di mana sang pembicara memberikan games “meniup balon sampai meletus”, gampang to??? Semua peserta pun langsung semangat 45 untuk meniup balon, termasuk saya. Belum ada 1 menit, bunyi door…door…door sudah terdengar beberapa kali memenuhi ruangan, suasana ramai sekali karena peserta cukup banyak. Setiap ada balon yang meletus, semua bersorak kegirangan. Semuanya saling memberi semangat, ada yang bersorak sorai, ada yang tepuk tangan, ada yang tertawa, hahaha.. pokoknya suasana ramai sekali. Akhirnya semua peserta berhasil, dan masih tertinggal satu peserta yang balonnya tak kunjung meletus yaitu saya, haha…malu rasanya, n
... baca selengkapnya di Balon Meletus Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 05 November 2017

Hujan Pertama

Hujan Pertama Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Mendung masih terlukis di langit sore. Awan-awan gelap yang menggelantung itu mengingatkan Keisa pada sore kemarin. Keisa yang sedang duduk termenung di balkon rumahnya, hanya bisa menahan kesedihan yang menusuk-nusuk dadanya. Sesekali dia meneteskan air mata kemudian menghapusnya lagi. Sore dan mendung ini membawa Keisa pada sore dimana ia dibuat terhempas pada sebuah kesakitan. Sore dimana ia bisa menyaksikan dengan jelas betapa Ringgo, lelaki yang ia sayangi menyabangkan cintanya pada sahabat Keisa, Neni.

“Sakit..” lirihnya sambil tangannya disilangkan memegang kedua lengannya dan meremas lengan bajunya. Kembali muncul air di sudut matanya.

Tak lama mendung itu berubah menjadi rintik hujan. Keisa keluar rumah dan berlari sepanjang jalanan komplek rumahnya. Tangisnya semakin menjadi. Air matanya tersamarkan oleh air hujan yang membasahinya. Dia terus berlari dalam guyuran hujan sambil matanya tak henti untuk menangis. Keisa ingin hujan ini bisa menghapus semua kenangannya bersama Ringgo.
Keisa duduk di sebuah bangku taman. Dia melihat awan masih gelap dan hujan makin deras. Jalanan komplek mulai sepi. Tak ada satupun orang yang terlihat berjalan di komplek itu. Biasanya, banyak anak-anak yang sedang bermain sepakbola di taman ini. Mungkin karena ini adalah hujan pertama, pikir Keisa.
Tiba-tiba Keisa terkejut melihat air h
... baca selengkapnya di Hujan Pertama Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 03 November 2017

My Mistakes

My Mistakes Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Selamat Pagi Mitha, Ayo bangun! Ini udah subuh. Kamu harus shalat subuh, Mitha. Aku barusan baru selesai shalat. Oh iya, Hari ini kamu sekolah, Semangat yah sekolah nya :-)”
Setelah itu tak lama kemudian Mitha membalas gue – Itu tandanya SMS gue manjur untuk membangunkan nya -.
“Ya ampun iya Ka Randi, aku udah bangun sekarang. Dan tentunya aku gak akan ngelewatin kewajiban ku yang satu itu sebisa ku. Makasiiih udah ngingetin juga untuk semangat nya yah”

Gue Randi Mahadika. Dulu gue dekeeet banget sama yang namanya Mitha. Dia anak SMA kelas 3. Beda jauh sama gue. Gue bukan anak SMA, tapi gue anak kuliahan. Semester akhir sekarang. Beda lumayan jauh kan gue sama Mitha. Makanya, si Mitha manggil ke gue itu “Kakak” dan gue manggil ke dia tetep Mitha sih. Kata Mitha, umur gue sama kaya kakak laki-laki nya dia. Gue pernah kepikiran, ntar gimana nasibnya ya kalau gue jemput Mitha atau antar Mitha ke rumahnya terus ada kakak nya? Ntar disangkanya si Mitha lagi jalan sama – yang sebenernya – temen si kakaknya si Mitha lagi. Tapi, sejauh ini, selama gue deket sama dia yang gue liat Mitha selalu nerima gue apa adanya. Itu yang bikin gue suka d
... baca selengkapnya di My Mistakes Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 15 Oktober 2017

Sunset Indrayanti

Sunset Indrayanti Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jingga mulai tampak menggelayut pada langit sore itu. Pantai semakin ramai pengunjung. Banyak muda-mudi maupun bapak-ibu yang datang. Mereka ingin menyaksikan sekaligus mengabadikan sunset, terlihat sibuk menyiapkan kamera dan mencari posisi terbaik untuk mengabadikan momen itu: sunset Indrayanti. Indrayanti sebuah pantai di sebelah selatan Pulau Jawa yang tidak jauh dari tempat tinggalku. Pesona pasir putih dan pemandangan menakjubkan dari atas tebing menjadi daya tarik tersendiri untuk pantai ini. Jadi, tidak heran kalau Indrayanti selalu ramai, banyak pengunjung.

Bagiku, Indrayanti memiliki pesona lain. Bukan hanya keindahan. Aku juga menemukan ketenangan. Ah, tapi mungkin bukan ketenangan. Aku tak tahu namanya. Yang pasti, ada perasaan lega menghabiskan waktu di sana saat penat, lelah atau bosan. Bermain butiran pasir putih di bibir pantai dan membiarkan angin menampar-nampar pipi sesuka mereka. Di lain waktu, aku akan melepaskan pandangan ke sekitar pantai, mengamati setiap gerak yan
... baca selengkapnya di Sunset Indrayanti Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 14 Oktober 2017

DEMAM INVESTASI DINAR IRAK

DEMAM INVESTASI DINAR IRAK Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

16 November 2007 – 11:48 (Her Suharyanto)   Diposting oleh: Editor

(Rate: 7.33 / 6 votes) Seri Artikel News for Wealth

Beberapa waktu lalu saya mendapatkan email dari Pak Sutrisno dari Gresik: “Di kantor tempat saya bekerja orang sedang beramai-ramai berburu dinar Irak. Menurut mereka, investasi dalam dinar akan sangat menguntungkan. Sebelum perang Irak, nilai tukar dinar katanya lebih dari tiga dollar AS, sedangkan sekarang nilainya kurang dari seperlimaratus sen dollar. Menurut mereka, sebentar lagi Presiden Bush harus lengser dan Amerika kemungkinan besar akan mundur dari Irak. Dengan demikian dinar Irak akan pulih. Berarti, investasi pada dinar akan menghasilkan laba ribuan kali. Saya sungguh tergoda, tetapi apakah benar ada investasi yang memberikan untung ribuan kali?”

Benar, Anda semua juga pasti tahu bahwa saat ini demam dinar Irak memang sedang melanda berbagai belahan dunia, mulai dari pojok-pojok kota di Pakistan, Indonesia Amerika dan banyak negara di dunia. Cara berpikir para spekulan itu sama persis, yakni bahwa nilai tukar dinar Irak sekarang sudah sangat luar biasa murahnya, ratusan ribu persen di bawah nilai tukar sebelum Sadham Hussein digulingkan. Mereka berpikir dinar tidak mungkin turun lebih rendah lagi, sehingga satu-satunya kemungkinan adalah menguat.

Di Indonesia sama saja. Pedagang ramai berjualan dinar, pembeli berebut. Ada teman saya yang enggan membeli d
... baca selengkapnya di DEMAM INVESTASI DINAR IRAK Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 12 Oktober 2017

Pompom Girls Cheerleaders Team

Pompom Girls Cheerleaders Team Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Kinara! Kinara!” panggil Raisa sambil mengejar Kinara yang berlari kencang sambil terus menangis. Kinara yang melihat Raisa mengejarnya segera membelokkan arah ke kamar mandi. Terdengar dari luar suara Raisa yang berteriak memanggil namanya, “Kinara! Kamu dimana, sih?!” Lima menit kemudian, Raisa telah berputus asa dan memutuskan untuk kembali ke tempat latihan.

Kinara bernafas lega. Namun ia tetap masih mengeluarkan sedikit air matanya. “Hiks, hiks… kenapa semakin mendekati hari-H perlombaan aku semakin payah dalam Cheerfull Cheerleaders Team-ku… aku, kan, jadi malu sama yang lain. Aku takut diejek dan dijauhi. Huhuhu…,” isak Kinara sesenggukan.

Kinara memang ikut dalam klub Cheerfull Cheerleaders Team disekolahnya. Namun Kinara payah sekali dalam melakukan cheerleaders. Jika tubuhnya diangkat, ia tak kuat berdiri. Jika menahan tubuh yang diangkat, ia tak kuat menahannya. Jika main pompom… “AHA!” teriak Kinara yang seketika berhenti menangis.

“Yeay! Aku punya ide bagus,” Kinara tersenyum cerdik. Ia berjalan menuju tempat latihan Cheerfull Cheerleaders Team dengan sedikit canggung.

“Hai, Teman-Teman… aku mau menyampaikan usul, nih…,” ucap Kinara ragu. “Kinara! Akhirnya kamu balik juga. Usul apa?” tanggap Latisya, leader Cheerfull Cheerleaders Team. “Aku tahu aku payah banget di tim cheers kita ini. Tapi aku yakin a
... baca selengkapnya di Pompom Girls Cheerleaders Team Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 01 Oktober 2017

Mencintai Anak

Mencintai Anak Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Radinal Mukhtar

Di suatu daerah, tinggallah sebuah keluarga nan harmonis dan rukun. Sepasang suami istri, dua anak, dan seorang ibu dari suami yang juga nenek dari dua anak tersebut. Mereka tinggal di sebuah rumah sederhana. Tidak ada perkelahian antara dua anak tersebut. Begitu pula dengan kedua pasang suami istri. Sementara sang ibu, menikmati masa tua dengan bahagia bersama cucu-cucunya.

Dan di suatu hari pula, dua anak tersebut berlari menentang tas rangsel mereka, pulang dari sekolah dengan wajah gembira. Di tangan mereka ada dua kertas yang dipegang erat-erat seakan tidak ada yang boleh mengambilnya. Setelah sampai dirumah, mereka berlari menemui ibu untuk menunjukkan isi yang ada dalam kertas tersebut.

“Ibu…! Nilai ulangan Asmira dapat 100!” anak pertama melapor.

“Nilai Dina juga 100, Bu!” anak kedua juga melapor.

Si ibu, dengan segenap kebahagiaan yang ada dalam hatinya, mengembangkan tangannya memanggil dua anaknya kepelukannya. Dan dengan berlari, sang anak memeluk ibunya yang langsung menciumi kedua anak tersebut.

Walhasil, berita suka cita tersebut terdegar oleh sang bapak di malam hari ketika baru pulang dari kantornya. Dengan perasaan senang, sang bapak menjanjikan liburan keluar kota untuk merayakan keberhasilan dua anak tercintanya. Semua a
... baca selengkapnya di Mencintai Anak Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 21 September 2017

Kau Tetap Sahabatku

Kau Tetap Sahabatku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“BERUBAH” itulah kata-kata yang tepat untuk kamu sekarang.

Aku melihat ke arah dua cewek yang sedang jalan menuju ke kelas, lebih tepatnya ke seorang cewek yang sedang tertawa sambil melihat ke arah sahabat barunya. Dulu dia adalah sahabatku tapi semenjak dia mempunyai teman baru. Bukan, lebih tebatnya ‘sahabat baru’nya sifatnya berbeda, tak seperti dulu.

Entahlah yang jelas persahabatan kami hancur karena dia mulai mendapatkan sahabat barunya. Padahal dia adalah sahabat pertama bagiku. Mungkin teman barunya lebih bisa diandalkan dibanding dengan diriku. Aku tau, aku tak semenarik teman barunya. Tapi mengapa dia melupakanku? Aku tak pernah sama sekali melupakan dia, andaikan dia tau bahwa aku disini masih sangat berharap bahwa hubungan persahabatan ini kembali seperti dulu.

Aku teringat saat pertama kali bertemu dengannya di kantin. Dia menyapaku lebih dulu.
“Hai, aku Amalia.” Ia memperkenalkan dirinya, dan tangannya terulur di hadapanku.
“Hai juga, aku aisyah” aku berkata sambil tersenyum melihatnya.
Sampai akhirnya kami berbincang-bincang di kantin dan tak te
... baca selengkapnya di Kau Tetap Sahabatku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 01 September 2017

Perang dengan Kemiskinan Mental

Perang dengan Kemiskinan Mental Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Beberapa bulan terakhir ini, kita semua tak lepas dari wacana kebangkitan bangsa Indonesia. Para politisi, pengusaha, cendekiawan, agamawan, akademisi, mahasiswa, dan hampir semua kalangan, dengan bersemangat membicarakan bagaimana membangkitkan kembali bangsa yang besar ini. Siapa yang harus memulai bekerja keras membangkitkan Indonesia kembali? Para pemimpin? Atau “mereka” di luar sana? Atau justru harus dimulai dari diri kita sendiri? Pada 2400 tahun yang lalu, berlaku prinsip kill or to be killed, membunuh atau dibunuh. Supaya survive maka harus berperang membunuh musuh. Filosofi survival zaman kehidupan Sun Tzu ini, sesungguhnya masih ada relevansinya! Tentu saja, relevansinya bukan pada membunuh orang lain. Dalam konteks bangsa ini, peperangan sesungguhnya tidak terjadi “di luar sana”, melainkan perang terjadi “di dalam diri kita”. Artinya, kita harus berperang melawan kemiskinan mental yang sekian lama telah membelenggu diri kita.

Apa itu kemiskinan mental? Kemiskinan mental adalah sebuah kondisi mental kej
... baca selengkapnya di Perang dengan Kemiskinan Mental Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 31 Agustus 2017

The Symptom is The Solution

The Symptom is The Solution Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Judul artikel ini terinspirasi dari pernyataan Milton Erickson (1986), “The symptom is a solution.” Judul di atas sedikit berbeda karena saya mengubah “a” dengan “the” sebagai penekanan bahwa solusi dari satu masalah pasti dapat dicapai melalui simtom yang dialami klien.

Apakah yang dimaksud dengan”the symptom is the solution”?

Adanya suatu masalah disadari dan diketahui karena adanya simtom yang bisa dirasakan, baik pada level fisik maupun pikiran dan atau emosi. Dengan kata lain simtom ini berguna sebagai pemberitahuan resmi kepada diri kita akan adanya masalah yang perlu mendapat perhatian dan diselesaikan.

Simtom yang tidak terlalu mengganggu biasanya kurang mendapat perhatian. Biasanya bila intensitas gangguan yang ditimbulkan simtom telah cukup atau sangat mengganggu aktivitas sehari-hari barulah kita akan memberikan perhatian dan berusaha untuk bisa segera menghilangkan simtom ini.

Simtom ibarat asap. Tidak mungkin ada asap tanpa ada api. Dengan adanya asap kita dapat mencari dan menemukan api yang menjadi sumber munculnya asap. Selama api belum dipadamkan maka asap akan selalu muncul. Demikian pula simtom.

Ada dua pendekatan yang bias
... baca selengkapnya di The Symptom is The Solution Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 29 Agustus 2017

Jangan Percayai Informasi!

Jangan Percayai Informasi! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Alkisah, ada sebuah perlombaan di sebuah desa. Lomba khas 17 Agustusan itu salah satunya adalah panjat pinang. Tapi, ada yang istimewa sore itu. Pinangnya kali ini diolesi cairan yang sangat sangat licin, yang katanya, tak mungkin dipanjat. Karena itu, hadiah yang diberikan terhitung besar. Uang jutaan! Sang panitia berani memberikan hadiah sebesar itu karena merasa yakin tak ada yang bisa memanjat pinang tersebut.

Sampai sore, memang tak ada satu pun peserta yang berhasil. Berbagai cara ditempuh, seperti mengoleskan pasir ke tubuh, hingga mengoleskan lem superkuat untuk merekatkan diri pada pinang. Setelah hampir tak ada yang berhasil, serombongan orang datang untuk mencoba. Karena sejak pagi tak ada yang berhasil, maka orang-orang pun menyoraki rombongan tadi. “Hoiii… percuma kalian mencoba. Pasti gagal, pinangnya licin sekali…!”

Tapi, rombongan tersebut tetap bergeming. Mereka pun mulai mencoba dan mencoba lagi, pantang menyerah. Semakin dicoba, semakin lama mereka disoraki. “Sudaah…menyerah saja… percumaaa….” Tapi, mereka terus mencoba. Satu sama lain saling bahu membahu mengangkat rekannya
... baca selengkapnya di Jangan Percayai Informasi! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 03 Agustus 2017

Wiro Sableng #173 : Roh Jemputan

Wiro Sableng #173 : Roh Jemputan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : MALAM JAHANAM DI MATARAM

SESUAI petunjuk Para Dewa yang diterima melalui Satria Lonceng Dewa Mimba Purana, Sri Maharaja Mataram Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala berhasil menemui Empat Mayat Aneh yang terbujur dalam sebuah peti mati hitam besar. Peti mati ini muncul dari dalam sebuah kuburan raksasa yang datang dari langit, turun ketanah lalu secara aneh terbelah menguak.

Ketika penutup peti mati terpentang membuka sendiri, dari dalam peti memancar empat cahaya coklat menyilaukan mata hingga Raja Mataram Rakai Kayuwangi tercekat mundur. Suasana tambah mencekam sewaktu dari dalam peti terdengar suara keras berucap.

"Pelihara mata hanya melihat kebaikan."

"Pelihara mulut hanya bicara kebaikan."

"Pelihara telinga hanya mendengar kebaikan."

"Pelihara kemaluan hanya untuk kebaikan."Untuk beberapa ketika Raja Mataram tidak dapat melihat apa yang terdapat di dalam peti mati karena ada kepulan asap kelabu menutupi pemandangan. Tak selang berapa lama, begitu asap kelabu sirna, Rakai Kayuwangi menyaksikan satu pemandangan yang sungguh luar
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #173 : Roh Jemputan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 28 Juli 2017

Memanfaatkan Momen Terbaik

Memanfaatkan Momen Terbaik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Herry Prasetyo

KEHIDUPAN yang dikaruniakan Tuhan kepada kita memberikan banyak momen terbaik. Kita perlu mensyukurinya lalu memanfaatkan momen-momen terbaik itu untuk meraih keberhasilan. Dengan demikian, karunia hidup setiap hari tidak akan pernah sia-sia karena kita mampu memberdayakan diri dengan merespons setiap momen yang diberikan dengan cuma-cuma kepada kita.

Di dalam proses hidup manusia, misalnya, ada saat-saat terindah ketika kita menjadi kanak-kanak, ketika kita menginjak remaja, lalu dewasa, hingga kematangan berpikir, meraih sukses, sebelum pada akhirnya kita meninggalkan kehidupan dengan segudang prestasi (jangan sampai meninggalkan segudang caci maki atau kegagalan). Masa-masa emas, saat kesempatan dan peluang datang jika kita manfaatkan dengan baik, dengan kecerdasan, kecekatan, dan kedisiplinan tentu akan sangat membahagiakan.

Poin penting yang juga ingin saya sampaikan kepada Anda, jangan sengaja melewatkan peluang terbaik. Anda pasti akan menyesal. Penyesalan tidak akan menyadarkan diri kita seandainya tidak diikuti dengan evaluasi d
... baca selengkapnya di Memanfaatkan Momen Terbaik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 15 Juli 2017

Hampa

Hampa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ku rebahkan tubuhku di atas kasur sambil meraih handphone-ku yang berdering nada panggilan dari Ari –sahabatku- sambil menghela nafas panjang aku menekan tombol hijau dan meletakkannya di telinga sebelah kiri.

“Halo!” Jawabku malas.
“Halo! Bro, lo di mana?” Tanya Ari dari seberang saluran telepon.
“Di rumah.” Jawabku singkat.
“Gue lagi di tempat tongkrongan biasa. Kenapa lo nggak ke sini?”
“Nggak tau nih, gue lagi males banget ke tempat tongkrongan. Besok aja gue ke sananya.”
“ Ah! Nggak asik lo! Yaudah deh ntar gue bilang ke anak-anak kalo lo lagi nggak enak badan.”
“Iya, thanks ya bro.” Jawabku singkat sambil mengakhiri pembicaraan dengan menekan tombol merah. Kulempar handphone-ku ke sisi kanan tempat tidur yang sebelumnya telah kumatikan, saat ini aku sedang tidak ingin diganggu.

Akhir-akhir ini perasaanku selalu gelisah tak menentu, entah apa yang terjadi padaku saat ini. Aku merasa hidupku terasa hampa, tak ada yang istimewa dari hidup seorang remaja berusia tujuh belas tahun sepertiku yang setiap hari kerjanya hanya bersenang-senang bersama teman se-genk, meminta uang saku lebih kepada mama –yang
... baca selengkapnya di Hampa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 17 Juni 2017

Usaha dan Kerja Kerasku

Usaha dan Kerja Kerasku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pada suatu pagi yang cerah dimana matahari tersenyum manis memancarkan sinarnya.. yang penuh keagungan. Hidup seorang anak yang bernama patrio dimana.. dia adalah anak sekolah yang masih duduk di sekolah dasar bina karya kelas dua..
Diawal kisahnya di pagi yang cerah ini, dia akan berangkat sekolah, tak lama, sesampainya di sekolah tak diduga bel pun sudah berbunyi suara teeeeet…!! Tanda pelajaran mau dimulai maka ia pun segera masuk ke kelas. Suasana kelas yang gaduh dan siswa banyak yang antusias karena dimana pelajaran pertama adalah pelajaran matematika yang mana pelajaran ini sangat asing bagi patrio, dia tak begitu jago dengan pelajaran tersebut… kecuali teman yang salah satunya yang bernama mitra dia sangat suka dengan pelajaran yang satu ini. akhirnya semua siswa pun mempersiapkan materi pertama yaitu dengan materi perkalian dan pembagian… Patrio pun berfikir.. “haduuuhhh bisa nggak ya aku nanti dengan pelajaran yang satu ini…”.

Akhirnya Ibu guru pun datang dan segera memulai pelajaran materi ini… Dan semua yang ada di fikiran patrio tadi pun terjawab.. bahwa benar patrio tidak bis
... baca selengkapnya di Usaha dan Kerja Kerasku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 02 Juni 2017

Teater Nahkoda

Teater Nahkoda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Nesya: Errrggghhh… gerahnya minta ampun deh! Neraka bocor kali ya.. erggghhh…

kami telah menunggu selama 7 jam disini, namun aula belum juga dibuka.

Lio: Sabar sya, kita semua juga kepanasan. Aku udah ngabisin 3 botol air es dan perutku juga lapar.. huft..
Andi: so, sekarang kita mesti gimana? Mau lanjut atau pulang? Kalau lanjut, kita mesti nunggu berapa lama lagi?
Sutris: Kalau pulang usaha kita sia-sia. Dan… malu sama bapak, ibu dan warga kampung.
Andi: ah… gara-gara Lio sih pamit ke orang-orang kampung dan bilang kita mau jadi artis.. aduhhh…
Lio: lho kok aku? Kan kamu yang bilang kalo kita ke jakarta buat jadi artis.
Sutris: saya gak mau pulang! Apa kata orang kalu kita pulang belum ada hasilnya
Nesya : heiii.. sudah sudah sudah… Gue gak bakal nyerah.. kita mesti bertemu pak Roni atau kita tidak bisa tampil di ajang ini. Ayolah kawan, gue udah lama menunggu ajang ini, ini mimpi gue. Kita sudah lebih dari 5 tahun bersama dalam teater ini, Teater nakhoda.
Sutris: saya setuju sama Nesya, walaupun kita berasal dari daerah terpencil, desa dan kumuh namun kita memiliki potensi yang belum tersalurkan bahkan belum diketahui oleh masyarakat negeri ini. Kalian mau lanjut?

Hening sejenak..

Lio : ya lanjut donk… kalau kam
... baca selengkapnya di Teater Nahkoda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Solusi Cerdas Buku Mahal

Solusi Cerdas Buku Mahal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Abdul Basid

Read anything five hour a day you shall soo be learned” (baca apa saja lima jam setiap hari, maka segeralah anda manjadi terpelajar). Seperti itulah pepatah inggris mengatakan. Semua itu tidak lain, karena dari saking pentingnya sebuah bacaan untuk kita.

Di indonesia, masyarakat yang membudayakan budaya baca masih sangat rendah dan masih menjadi kegiatan sekelompok kecil sebagian maasyarakat. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa kegiatan membaca merupakan sesuatu yang asing, jika bukan aneh. Apa yang melatar belakangi semua itu?

Sebetulnya problem rendahnya minat baca adalah persoalan kompleks. Dan ada juga faktor lain yang menyebabkan kenapa minat baca masyarakat kita begitu rendah, diantaranya, karena mahalnya buku, minimnya dukungan keluarga, pengaruh televisi, dan persebaran perpustakaan yang belum merata.

Dalam tulisan pendek ini penulis akan mengupas salah satu pnyebab saja, yaitu tentang mahalnya buku. Untuk mengatasi masalah mahalnya buku yang masih terbilang menjadi salah satu penyebab lemahnya budaya baca masyarakat kita, maka diperlukan terobosan baru agar bisa teratasi.... baca selengkapnya di Solusi Cerdas Buku Mahal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 13 Mei 2017

Wiro Sableng #168 : Mayat Kiriman Di Rumah Gadang

Wiro Sableng #168 : Mayat Kiriman Di Rumah Gadang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : KUPU-KUPU GIOK NGARAI SIANOK

SESUAI perjanjian yang dibuat para Datuk Luhak Nan Tigo sebelum berpisah di Ngarai Sianok, Datuk Kuning Nan Sabatang dari Luhak Agam dan Datuk Bandara Putih dari Luhak Limapuluh Kota selepas sholat Asar telah berada di rumah gadang kediaman Datuk Panglima Kayo di Batu Sangkar. Turut kepada gelarnya, Datuk Panglimo Kayo adalah Datuk paling kaya dibandingkan dua Datuk lainnya termasuk Datuk Marajo Sati. Tidak heran kalau rumah gadang kediamannya berdiri megah bergonjong lima. (rumah gadang: rumah besar)

Setelah apa yang terjadi di Ngarai Sianok pagi hari itu, Tiga Datuk pimpinan tiga Luhak merasa perlu dengan segera merundingkan tindakan apa yang akan mereka lakukan sesudah Datuk Marajo Sati yaitu yang menjadi Datuk Pucuk atau Datuk Pimpinan dari Tiga Datuk Luhak Nan Tigo diketahui menyimpan seorang gadis Cina cantik belia di dalam goa kediamannya di Ngarai Sianok.

Ternyata Datuk Panglimo belum sampai
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #168 : Mayat Kiriman Di Rumah Gadang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 06 Mei 2017

Gitar Tua Joko

Gitar Tua Joko Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Joko benar-benar bingung gimana harus meyakinkan Ayahnya yang udah mati-matian cari duit buat membiayayai sekolah Joko. Pasalnya, setelah Ayahnya membayar SPP ternyata Joko sering sekali bolos sekolah, Kata teman-temannya kalau Joko bolos sekolah Dia sering ngamen, Joko yang bercita-cita ingin menjadi musisi merengek-rengek minta dibelikan Gitar baru

“Emangnya kenapa Ko, kalau Ayah gak belin Gitar baru?” Ayahnya kesal setengah mati
“Ya elaa, Yah! Joko kan malu Yah! Masa sih Joko pakai gitar tua punya warisan Ayah! Mana ada orang yang mau lihat Gitar yang usang dan rapuh kayak gitu…”
“kan itu masih bisa dipakai. Ntar kamu belajar nari Jaipong aja biar punya bakat yang lain!”
“Ayah tega amat, sih! Masak Joko disuruh Nari Jaipong…? Yang bener aja, Yah emang Ayah gak mau apa punya anak yang pintar main gitar? kalau pingin Joko sukses didukung dong!
“Haiiyaa…! Kamu malah nyeramahi Ayah!”

Ayah Joko bertolak ke belakang Joko mulai ketakutan.

“Ampun Yah… Joko nggak bermaksud nyeramahi Ayah…” harusnya yang diceramahi itu kamu! Kamu itu udah untung Ayah manjain dari kecil. Ayah sekolahin sampai SMA..!
“Joko cuman minta gitar kok Yah…” kali ini nada Joko melemah
“Ayah nge
... baca selengkapnya di Gitar Tua Joko Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1